May 3, 2023

Wajib Paham Sebelum Memilih! Kenali Jenis-Jenis Asuransi

Asuransi adalah kebutuhan semua orang. Tidak hanya berkaitan dengan jaminan hari tua dan dana darurat, asuransi juga bisa digunakan sebagai salah satu produk investasi. Dengan asuransi, kehidupan Anda di masa depan akan jauh lebih nyaman dan tentram.

Namun pertanyaannya adalah ada berapa jenis asuransi yang bisa dipilih? bagaimana cara memilih asuransi yang tepat? Semua pertanyaan itu bisa Anda temukan jawabannya pada artikel ini. Jadi, jangan lupa simak hingga akhir.

Wajib Paham Sebelum Memilih! Kenali Jenis-Jenis Asuransi

Key Takeways:

  • Asuransi merupakan perjanjian antara dua belah pihak yang terdiri dari penanggung dan tertanggung. Tertanggung akan bertindak sebagai orang yang akan membayarkan sejumlah uang untuk asuransi, sedangkan penanggung adalah mereka yang bertanggung jawab mengelola uang tersebut dan memberikannya di kemudian hari sesuai kesepakatan.
  • Jenis asuransi pada dasarnya dibedakan menjadi lima, yakni asuransi kesehatan, asuransi jiwa, asuransi pendidikan, asuransi dana pensiun, dan asuransi umum. Di dalam asuransi umum terdapat banyak jenis asuransi lain yang bisa Anda pilih.
  • Dalam memilih jenis asuransi, hendaknya disesuaikan antara kebutuhan, kekuatan finansial, serta memilih perusahaan asuransi yang terpercaya.

Sekilas Tentang Asuransi

Istilah asuransi mungkin memang sudah tidak asing lagi di telinga banyak orang. Apalagi, kini banyak perusahaan maupun perorangan yang makin sadar pentingnya asuransi. Rata-rata semua bidang pekerjaan setidaknya dilingungi oleh satu asuransi, yakni asuransi kesehatan. Namun, apasih sebenarnya asuransi itu?

Jadi, jika dilihat dari definisinya, asuransi adalah sebuah perjanjian antara dua belah pihak dan terikat oleh tanggung jawab hukum yang berlaku. Mereka yang terlibat terdiri dari penanggung atau perusahaan asuransi dan tertanggung atau disebut juga dengan pemegang polis asuransi.

Dalam prakteknya, tertanggung berkewajiban membayar sejumlah uang yang kemudian disebut dengan premi asuransi, setiap bulannya pada periode waktu tertentu. Sedangkan penanggung akan menjadi pihak yang mengelola premi tersebut, untuk kemudian dialokasikan untuk membiayai kebutuhan tertanggung sebagaimana telah tertera pada kesepakatan.

Adapun besaran biaya premi asuransi yang ditetapkan serta apa saja yang bisa ditanggung oleh asuransi, telah diatur dalam perjanjian dan disepakati kedua belah pihak sejak awal.

Asuransi ini dapat digunakan sebagai jaminan hidup nyaman di hari tua serta alat investasi yang menguntungkan.

Asuransi Konvensional VS Asuransi Syariah: Apa Bedanya?

Di Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan telah membagi asuransi menjadi dua tipe, yaitu tipe konvensionaldan tipe syariah. Kedua tipe asuransi ini memiliki karakteristiknya sendiri. Seperti apa perbedaan di antara keduanya, simak ulasan di bawah ini.

Perbedaan pertama dapat dilihat dari kontrak dan perjanjian akad. Pada asuransi konvensional, perusahaan asuransi dan peserta asuransi akan terhubung satu sama lain melalui kontrak perjanjian. Sedangkan pada asuransi syariah tidak menggunakan kontrak, melainkan akad tabarru’. Akad tanarru’ adalah akad yang dilaksanakan sesuai prinsip syariah dengan berfokus pada tolong-menolong atau saling menanggung risiko di antara para Peserta Asuransi.

Perbedaan kedua terletak pada kepemilikan dana asuransi. Pada tipe konvensional, kepemilikan dana berada di tangan perusahaan asuransi yang bertugas mengelola dan menetapkan dana perlindungan peserta dari pembayaran premi setiap bulannya. Sedangkan, kepemilikan dana asuransi syariah adalah menjadi milik bersama (semua peserta asuransi).

Artinya, jika salah satu peserta asuransi syariah mengalami risiko, maka para peserta lain akan menghimpun dana tabarru' untuk membantu menanggung risiko tersebut, di mana penyalurannya akan dilakukan oleh pengelola.

5 Jenis Asuransi yang Wajib Dimiliki

Sebagaimana investasi, asuransi juga memiliki berbagai produk yang bisa dipilih oleh calon nasabah. Secara garis besar, terdapat lima jenis asuransi yang perlu Anda ketahui. Berikut penjelasan dari masing-masing asuransi tersebut.

1. Asuransi Jiwa

Jenis asuransi pertama yakni asuransi jiwa. Asuransi jiwa merupakan jenis asuransi yang umumnya digunakan sebagai perlindungan ketika seseorang meninggal dunia. Jadi, ketika orang yang memiliki asuransi jiwa adalah pencari nafkah utama, tentu akan berpotensi menimbulkan masalah dalam finansial keluarga.

Dengan adanya asuransi jiwa ini, pihak keluarga akan mendapatkan santunan dari perusahaan asuransi yang dapat meringankan kebutuhannya. Asuransi jiwa terbagi menjadi tiga jenis yakni:

a. Term life

Jenis asuransi jiwa term life memberi tanggung jawab perlindungan kepada ahli waris dalam jangka waktu 1,5 atau 10 tahun. Setelah jangka waktu habis, maka uang premi akan hangus di akhir periode.

b. Whole life

Jenis whole life merupakan asuransi jiwa yang memberi perlindungan seumur hidup. Namun asuransi ini memiliki premi yang lebih mahal. Jika pemegang polis tidak meninggal selama masa kontrak, maka uang pertanggungan dapat di klaim namun jumlahnya tidak sebesar produk asuransi jiwa term life.

c. Unit link

Unit link adalah salah satu bagian dari jenis asuransi jiwa yang unik. Pada prakteknya, jenis asuransi ini akan membagi dana yang disetorkan menjadi dua, yakni dana asuransi dan dana investasi.Adapun keputusan penempatan investasi ini sepenuhnya ada di tangan nasabah.

2. Asuransi Kesehatan

Jenis asuransi kedua yakni asuransi kesehatan. Tentu asuransi ini adalah yang paling populer di antara jenis asuransi yang lain. Asuransi kesehatan merupakan bentuk asuransi yang bisa dijadikan sebagai jaminan kesehatan bagi tertanggung.

Dengan asuransi jenis ini, tertanggung akan mendapatkan biaya ganti rugi dari asuransi bila mengalami kecelakaan maupun sakit tertentu yang mengharuskan untuk rawat inap.

Adapun jenis penyebab sakit tertanggung yang biayanya dapat ditanggung oleh perusahaan asuransi adalah cedera, cacat, hingga kematian karena kecelakaan. Untuk kasus penyakit kritis seperti stroke, kanker, jantung, dan ginjal dapat menggunakan asuransi penyakit kritis.

5 Jenis Asuransi yang Wajib Dimiliki

3. Asuransi Pendidikan

Asuransi yang tak kalah penting dari asuransi kesehatan ialah asuransi pendidikan. Pasalnya, pendidikan anak kini menjadi hal yang harus diupayakan untuk menyambut masa depannya. Dengan bantuan asuransi pendidikan, semua itu dapat diwujudkan dengan lebih mudah.

Asuransi pendidikan merupakan produk asuransi yang memberikan jaminan biaya pendidikan anak. Jadi, ketika anak memerlukan biaya pendidikan yang cukup tinggi, pihak asuransi akan membayarkan biaya tersebut.

Baca juga: Rekomendasi Tabungan Pendidikan Anak Terbaik

4. Asuransi Hari Tua

Jenis dari asuransi selanjutnya adalah asuransi asuransi hari tua atau bisa juga disebut dengan asuransi dana pensiun. Asuransi hari tua merupakan asuransi yang sengaja dipersiapkan untuk bekal di hari tua atau ketika pemegang polis tidak bisa lagi bekerja.

Tujuan dari asuransi ini adalah untuk melindungi kecukupan finansial seseorang ketika sudah tidak produktif lagi.

Asuransi hari tua ini dapat dicairkan ketika pemegang polis pensiun, dan dapat digunakan untuk membiayai hidupnya dan keluarganya. Besaran dana yang diberikan tergantung pada kesepakatan awal dengan pihak asuransi.

5. Asuransi Umum

Asuransi umum menawarkan kompensasi finansial atas kerugian selain kematian. Asuransi ini dapat digunakan untuk melindungi banyak hal dalam hidup Anda.

Adapun jenis asuransi yang masuk kategori umum ialah, asuransi properti, asuransi rumah, asuransi kebakaran, asuransi kendaraan, asuransi perjalanan, asuransi pekerja dan asuransi sosial.

Asuransi umum ini dapat dikategorisasikan menjadi dua yakni:

a. Social Insurance (Jaminan Sosial)

Jenis asuransi ini merupakan asuransi yang wajib dimiliki oleh setiap orang dengan tujuan setiap orang memiliki jaminan hari tua. Pembayaran premi salah satunya dilakukan dengan cara memotong gaji seseorang setiap bulan.

 b.Voluntary Insurance (Asuransi Sukarela)

Seperti namanya, asuransi ini dijalankan dengan sukarela. Jenis asuransi sukarela masih bisa dibagi lagi ke dalam 2 klasifikasi yaitu Government Insurance dan Commercial Insurance.

Government insurance merupakan asuransi yang dijalankan oleh pemerintah, sementara commercial insurance merupakan asuransi yang ditujukan untuk memberikan proteksi kepada seseorang atau keluarga serta perusahaan dari resiko yang mungkin muncul akibat kejadian tidak terduga.

Baca juga: Wajib Punya! Pahami Jenis dan Manfaat Asuransi untuk Masa Depan

Tips Memilih Asuransi yang Tepat

Setelah mempelajari jenis asuransi, kini saatnya membahas tips memilih asuransi yang tepat.

1. Lakukan riset tantang perusahaan asuransi

Tips pertama adalah riset secara mendalam tentang perusahaan asuransi. Cari tahu kekurangan dan kelebihan dari berbagai perusahaan tersebut, lalu bandingkan dengan perusahaan asuransi lain.

2. Pahami setiap jenis asuransi

Setelah perusahaan asuransi selesai ditentukan, maka langkah selanjutnya adalah mempelajari setiap jenis asuransi. Cari tau informasi detail tentang jenis asuransi tersebut beserta berapa besaran premi yang harus dibayarkan setiap bulannya.

3. Sesuaikan dengan kebutuhan

Ketika Anda benar-benar paham tentang setiap jenisnya, kini saatnya menyesuaikan dengan kebutuhan. Anda perlu memperhatikan kekuatan finansial Anda serta apa hal mendesak yang sekiranya perlu dilindungi oleh asuransi.

Setelah paham tentang kebutuhan, maka Anda bisa memilih jenis asuransi mana yang akan digunakan.

4. Rajin berkonsultasi dengan ahlinya

Memilih asuransi itu adalah hal yang krusial. Pasalnya, Anda perlu menyetorkan dana yang kadang tidak sedikit setiap bulannya. Oleh karena itu, agar tidak terjadi kekeliruan analisis, Anda bisa rajin berkonsultasi dengan orang yang memang ahli dibidangnya.

Dalam hal ini, Anda bisa mencoba untuk mengubungi TMF Financial Advisor melalui website financialplanning.id. TMF Financial Advisor akan membantu Anda membuat perencanaan finansial yang matang, termasuk dalam hal memilih asuransi. Klik di sini untuk menghubungi.

Article written by Stephanie Tania
Pecinta Kuliner dan Jalan - Jalan. Stephanie Tania adalah penulis konten dari tim TMF Financial Advisor. Motto hidupnya adalah "kamu boleh buang uang, tapi tidak boleh buang waktu".
logo-tmf-white
​PERNYATAAN UMUM:
Website ini adalah website pribadi, BUKAN merupakan bagian dari PT. Prudential Life Assurance ataupun Grup keuangan lainnya. Website ini adalah media online dengan tujuan untuk penyampaian informasi dan memberi edukasi kepada masyarakat mengenai asuransi dan perencanaan keuangan. Konten yang ditulis ialah interpretasi pribadi.

© 2020 - 2024 by TMF Financial
chevron-down linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram